Tampilkan postingan dengan label apa itu informatika. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label apa itu informatika. Tampilkan semua postingan

Kamis, 08 November 2018

cara menyeting ip address

Cara Menyeting IP Addresss di windows 7


                        Pertama kamu klik network and sharing center ada di kolom kanan bawah
setelah di buka lalu pilih change adapter setting
lalu muncul tampilan seperti ini lalu klik
pilih properties
piloih tcv/ip4 klik 2 kali
lalu konfigurasi ip sesuai denagn ip yang kamu dapat dan gate way yang kamu dapat dan setelah itu klik oke






semoga bermanfaat

Jumat, 05 Oktober 2018

Komponen jaringan

Jaringan komputer tersusun dari beberapa elemen dasar yang meliputi:
  1. Komponen Hardware

    Personal Computer (PC)Network Interface Card (NIC), Kabel dan topologi jaringan.
  2. Komponen Jaringan

    Sistem Operasi Jaringan, Network Adapter Driver, Protokol Jaringan.
  3. Perangkat Jaringan

  •  Router
router
Router merupakan perangkat jaringan yang berfungsi menghubungkan dua jaringan atau lebih sehingga data dapat dikirim dari satu jaringan ke jaringan yang lain. Router memiliki kemampuan untuk menyaring atau memfilter data yang lalu lalang di jaringan berdasarkan aturan atau protocol tertentu. Router memiliki kemampuan melewatkan paket IP dari satu jaringan ke jaringan lain yang mungkin memiliki banyak jalur di antara keduanya. Jika dua atau lebih LAN terhubung dengan router, setiap LAN dianggap sebagai subnetwork yang berbeda.

  •  Modem
modem
Modem berasal dari singkatan MOdulator DEModulator. Modulator merupakan bagian yang mengubah sinyal kedalam sinyal pembawa (Carrier) dan siap untuk dikirimkan, sedangkan Demodulator adalah bagian yang memisahkan sinyal informasi (yang berisi data atau pesan) dari sinyal pembawa (carrier) yang diterima sehingga informasi tersebut dapat diterima dengan baik. Modemmerupakan penggabungan kedua-duanya, artinya modem adalah alat komunikasi dua arah. Setiap perangkat komunikasi jarak jauh dua-arah umumnya menggunakan bagian yang disebut “modem”.
  •  Bridge
perangkat jaringan
Bridge merupakan perangkat jaringan yang memiliki fungsi memperluas suatu jaringan sekaligus membuat sebuah segmen jaringan.Bridge berfungsi seperti repeater atau hub tetapi lebih pintar karena bekerja pada lapisan data link sehingga mempunyai kemampuan untuk menggunakan MAC address dalam proses pengiriman frame ke alamat yang dituju.
  • Hub
perangkat jaringan komputer
Hub merupakan salah satu perangkat jaringan yang bertugas mengubah sinyal transmisi jaringan, dimana hal tersebut dimaksudkan agar kedua komputer atau lebih dapat saling terhubung. Hub, menghubungkan semua komputer yang terhubung ke LAN. Hub adalah repeater dengan jumlah port banyak (multiport repeater). Hub tidak mampu menentukan tujuan. Hub hanya mentrasmisikan sinyal ke setiap line yang terkoneksi dengannya, menggunakan mode half-duplex.
  • Switch
switch
Switch merupakan perangkat jaringan yang memiliki fungsi yang hampir sama dengan hub, tetapi perangkat ini ‘lebih pintar’ dari hub karena dapat mengatasi masalah collision data. Tidak hanya itu, switch juga memiliki beberapa kelebihan seperti kecepatan transfer data maupun luas jaringan yang jauh lebih bagus dari hub.
  •  Kabel Jaringan
perangkat keras jaringan komputer
Kabel sdigunakan untuk menghubungkan perangkat komunikasi satu sama lain untuk membentuk suatu jaringan. Ada berbagai jenis kabel, kabel yang umum digunakan adalah 10baseT/CAT5, kabel koaksial, Ethernet dan kabel serat optik. Serat optik adalah yang paling mahal karena memungkinkan transfer data dengan kecepatan cahaya.
  • Repeater
repeater
Repeater adalah perangkat jaringan yang memiliki fungsi memperluas jangkauan sinyal wifi dari server agar perangkat lain bisa terhubung. Cara kerja dari repeater itu sendiri adalah dengan menerima sinyal dari server, kemudian memancarkannya kembali dengan jangkauan yang lebih luas dan kuat, denagn kata lain sinyal yang lemah dapat dipancarkan kembali menjadi lebih kuat dan luas.
  • Access Point­
perangkat jaringan
Access point ini terdiri dari antenna dan transceiver yang digunakan untuk transmisi dan menerima sinyal dari client atau sebaliknya. Dengan adanya AP ini, kita dapat terhubung dengan jaringan LAN secara nirkabel

REFERENSI

Minggu, 30 September 2018

PENGERTIAN SUBNETING,DAN CARA MENGHITUNG



Pengertian Subnetting dan Subnet Mask, Teknik Memecah Jaringan

Senin,1 oktober 2018Hasil gambar untuk GAMBAR SUBNETTINGMungkin banyak hal yang orang belum ketahui mengenai dasar-dasar jaringankomputer.Termasuk itu aktivitas subnetting dan subnet mask. Dua hal tersebut tentu sangat berperan penting dalam suatu network jaringan komputer.


Subnetting adalah teknik memecah network (jaringan komputer) menjadi beberapa subnetwork yang lebih kecil. Subnetting hanya dapat dilakukan pada IP Address kelas A, kelas B, dan Kelas C saja. Dan dengan teknik subnetting, maka suatu network dapat menciptakan beberapa network tambahan, tetapi hal itu sayangnya bisa mengurangi jumlah maksimum host yang ada dalam tiap network tersebut.
Secara sederhana, subnetting itu sama halnya dengan analogi sebuah jalan. Misalnya, Jalan Gatot Subroto terdiri dari beberapa rumah bernomor 01-08. Dan rumah bernomor 08 adalah rumah ketua RT yang memiliki tugas untuk mengumumkan informasi apapun kepada seluruh rumah yang ada di wilayah jalan Gatot Subroto tersebut.

Kemudian, ketika rumah di wilayah itu semakin banyak, pastinya hal tersebut akan menimbulkan kemacetan dan hal-hal buruk merepotkan lainnya. Karena itulah kemudian rumah-rumah baru tersebut akan diatur lagi, seperti dibuat gang-gang, diberi nomor rumah, dan setiap gang memiliki ketua RT-nya masing-masing. Upaya tersebut tentunya untuk memecahkan kemacetan, efiesiensi, dan optimalisasi transportasi. Serta ketua RT dalam hal ini berperan sebagai previledge untuk mengelola wilayahnya masing-masing di setiap gang.
Sebenarnya seperti itu pulalah cara kerja Subnetting. Namun Subnetting bukan berupa jalan, tapi berupa network (jaringan komputer). Dalam artian untuk memudahkan pengoptimalisasian jaringan komputer dalam suatu lembaga, kantor, atau hal-hal lainnya yang rasanya perlu untuk di subnetting.
Misalkan saja sebuah kantor ingin membagi kerja menjadi 3 divisi, dengan masing-masing divisi memiliki 15 komputer (host). Dan untuk dapat membagi jaringan ke-3 divisi tersebut, dalam halnya untuk optimalisasi dan efisiensi kerja jaringan, maka jaringan di kantor itu perlu untuk di Subnetting.
Ada beberapa alasan mengapa kita perlu melakukan Subnetting, yang diantaranya adalah,
  1. Untuk meng-efisienskan alokasi IP Address dalam sebuah jaringan guna dapat memaksimalkan penggunaan IP Address tersebut.
  2. Mengatasi masalah perbedaan hardware dan media fisik yang digunakan dalam suatu jaringan komputer, karena pada dasarnya Router IP hanya dapat mengintegrasikan berbagai network dengan media fisik yang berbeda apabila network tersebut memiliki IP Address yang unik.
  3. Meningkatkan pengamanan dan mengurangi kongesti atau ketidakstabilan akibat terlalu banyaknya host dalam suatu network.
Sedangkan untuk melakukan proses subnetting, maka kita perlu melakukan beberapa proses yang diantara lain adalah:
  1. Menentukan jumlah subnet yang dihasilkan oleh subnet mask
  2. Menentukan jumlah host per subnet
  3. Menentukan subnet yang valid
  4. Menentukan alamat broadcast untuk tiap subnet
  5. Menentukan host – host yang valid untuk tiap subnet
Masih sama halnya dengan analogi jalan yang tadi dijelaskan di atas. Cara kerja Subnetting pun mirip dengan nomor rumah jalan, ketua RT dan lain yang kita jelaskan tadi. Seperti Network Address (ibaratnya nama jalan) dan Host Address (nomor rumah) dan Broadcast Address (Ketua RT), yang bertugas mengirimkan pesan ke semua host yang terdapat di network tersebut.
Dan untuk dapat membagi host dalam suatu jaringan maka kita akan membutuhkan yang namanya Subnet Mask.
Subnet Mask adalah istilah teknologi informasi yang fungsinya untuk membedakan Network ID dan Host ID atau sebagai penentu jumlah Network ID dan Host ID pada deretan kode biner. Selain membedakan Network ID dengan Host ID, Subnet Mask juga berfungsi untuk menentukan alamat tujuan paket data. Apakah pengiriman data berupa Local atau Remote.
Lalu apa itu Network ID dan Host ID?
Network ID adalah sebutan dari bagian IP Address yang berfungsi untuk menunjukan di dalam jaringan mana komputer atau device tersebut berada. Sementara Host ID berfungsi untuk menunjukan server, router, dan banyak lainnya yang berada di dalam suatu jaringan.
Terlepas dari itu, terdapat 2 cara untuk mempresentasikan Subnet Mask, yakni dengan cara;
  • notasi desimal bertitik, dan
  • notasi panjang prefix.

Notasi Desimal Bertitik

Dan biasanya pengekpresian sebuah subnet mask dilakukan di dalam dotted decimal notaion (notasi desimal bertitik). Sama halnya seperti IP Address, setelah semua bit di set sebagai bagian dari Netwok ID dan Host ID, maka hasil nilai dari hal tersebut dikonversikan menjadi notasi desimal bertitik.
Berikut ini adalah beberapa contoh hasil dari data subnet mask default dengan menggunakan cara notasi desimal bertitik:

Kelas alamat : Kelas A
Subnet Mask (biner) : 11111111.00000000.00000000.00000000
Subnet Mask (desimal) : 255.0.0.0
Kelas alamat : Kelas B
Subnet Mask (biner) : 11111111.11111111.00000000.00000000
Subnet Mask (desimal) : 255.255.0.0
Kelas alamat : Kelas C
Subnet Mask (biner) : 11111111.11111111.11111111.00000000
Subnet Mask (desimal) : 255.255.255.0

Notasi Panjang Prefix

Apa itu Prefix?
Prefix adalah petunjuk banyak bit dari sebuah IP Address yang merupakan jumlah porsi dari Network ID. Notasi network prefix juga dikenal dengan sebutan notasi Classless Inter-Domain Routing (CIDR). Sementara nilai-nilai bit yang terdapat di subnet mask didefinisikan oleh RFC 950 sebagai berikut:
  • Semua bit yang ditujukan agar digunakan oleh network identifier diset ke nilai 1
  • Semua bit yang ditujukan agar digunakan oleh host identifier diset ke nilai 0
Dan berikut ini adalah contoh format penggunaan network prefix
Kelas alamat : Kelas A
Subnet Mask (biner) : 11111111.00000000.00000000.00000000
Subnet Mask (desimal) : 255.0.0.0
Prefix length : /8
Kelas alamat : Kelas B
Subnet Mask (biner) : 11111111.11111111.00000000.00000000
Subnet Mask (desimal) : 255.255.0.0
Prefix length : /16
Kelas alamat : Kelas C
Subnet Mask (biner) : 11111111.11111111.11111111.00000000
Subnet Mask (desimal) : 255.255.255.0
Prefix length : /24
Dan rasanya perlu diketahui bahwa sebuah jaringan yang menggunakan TCP/IP, maka setiap host yang terdapat di dalamnya memerlukan subnet mask, meskipun sebenarnya di dalam jaringan tersebut terdapat satu segmen saja.
Subnet mask itu harus dikonfigurasikan di dalam setiap node TCP/IP, baik itu pada subnet mask default maupun subnet mask yang telah dikustomisasi.
Contohnya seperti ini:
11000000.10101000.00000100.00000001=192.168.4.1/24
Network ID                                          Host ID
IP Address     = 11000000.10101000.00000100.00000001
Subnet Mask = 11111111.11111111.11111111. 00000000
= 255.255.255.0 (dalam desimal).
   sekian semoga bermanfaat

Kamis, 27 September 2018

Sekilas tentang informatika

      Sekilas Informatika


Apa itu informatika?Informatika berasal dari dua kata, yaitu informasi dan matematika. Mengapa infomasi dan matematika? Karena matematika digunakan untuk mengolah informasi, sehingga infomasi tersebut berguna untuk manusia.
Informatika adalah suatu ilmu yang mempelajari komputer dan pemanfaatannya untuk mempermudah kehidupan manusia.
Infomatika dapat mempermudah kehidupan manusia Karena informatika menggunakan software (perangkat lunak), hardware (perangkat keras), dan brainware (penggunaannya). Untuk memecahkan suatu masalah, maka penggunaannya dapat difokuskan pada satu, dua, ataupun ketiga faktor yang ada di atas. Masalah yang dimaksud disini adalah masalah yang apabila dipecahkan dengan pendekatan informatika akan memudahkan kehidupan manusia.

Inti dari informatika adalah algoritma. Begitu pentingnya algoritma dalam informatika, maka ahli algoritma bisa dikatakan sebagai orang yang telah menguasai informatika, dan sebaliknya bagi orang yang tidak menguasai algoritma berarti belum bisa dikatakan sudah menguasai informatika. Meskipun algoritma adalah dasar dari informatika, tetapi untuk mempelajari ilmu selanjutnya, algoritma akan sangat berperan didalamnya.

Algoritma ialah suatu prosedur langkah-langkah logis untuk memecahkan masalah sistematis dalam suatu jumlah langkah-langkah yang terhingga. Algoritma sering meliputi pengulangan langkah-langkah dasar operasi yang sama. Contohnya, orang yang menggunakan telepon umum. Untuk menggunakan telepon umum tersebut, maka orang harus mengikuti langkah-langkah seperti ini:
(1) angkat telepon
(2) masukkan koin
(3) tekan nomor yang akan dihubungi
(4) bicara
(5) letakkan gagang telepon

Itu adalah salah satu contoh langkah-langkah sederhana yang disebut dengan algoritma.
Tanggung jawab dari seorang ahli informatika adalah memecahkan masalah yang terjadi secara efektif dan efisien, sehingga dapat menghemat sumber daya. Dan tugas utamanya adalah membangun sebuah sistem perangkat lunak maupun perangkat keras yang mampu meningkatkan kinerja maupun meminimalisir masalah-masalah yang terjadi. Dalam hal ini disebutkan menimimalisir karena menghilangkan suatu masalah secara total adalah sesuatu yang mustahil, maka hanya dapat diminimalisir.

Bidang yang akan dipelajari dalam teknik informatika yaitu:
Pemprograman web, sistem informasi, kecerdasan buatan (artificial intellegent), jaringan komputer, dan telekomunikasi.
gambaran untuk bidang pemprograman web contohnya:
Bidang ini menitikberatkan pada pembuatan web dan perawatannya. Biasanya orang yang menguasai atau ahli dalam pemprograman web disebut dengan web master. Web master mempunyai tanggung jawab sekaligus hal yang akan dipelajari dalam pemprograman web, yaitu mendesain sebuah situs yang nyaman dikunjungi, memudahkan dalam pencarian informasi di dalamnya, dan memberikan manfaat di dalamnya.
jika kita lulus nanti, gelar yang disandang sebagai lulusan teknik informatika adalah sarjana teknik (S.T) atau sarjana komputer (S.Kom). Gelar yang dipilih tergantung pada perguruan tinggi yang memberikannya.

Jenis-jenis pekerjaan yang berhubungan
dengan teknik informatika sangat banyak. Contohnya: Programmer, Sistem Analis, Web Designer, Bidang Lainnya: perusahaan-perusahaan jasa telekomunikasi, perbankan, informasi, dan lain-lain. Selain berkerja di perusahaan, kamu bisa bekerja di Bursa Efek dan BPPT misalnya, atau kamu bisa menjadi konsultan atau dosen.
Keuntungan lainnya juga bisa dilihat dari prospek kerja. Menurut survey tidak formal ke teman-teman, saya mendapatkan berbagai alasan kenapa mereka memilih untuk melanjutkan studi ke jurusan informatika. Berikut diantaranya : 
1. Karena Lulusan teknik informatika sangat diminati perusahaan-perusahaan besar di indonesia maupun luar negeri. Mungkin hal ini sudah menjadi rahasia umum bahwa lulusan IT sangat mudah untuk mencari pekerjaan. 
2. Sarjana IT tidak hanya bisa menjadi seorang pekerja, namun juga bisa menciptakan lapangan kerja. karena lulusan IT jika didukung dengan kemampuan berwirausaha pasti bisa menjadi pengusaha yang sukses(amin..). Hal ini bisa dilihat dari minimnya produk-produk IT dalam negeri. 
3. Di jaman sekarang jurusan IT adalah jurusan yang paling diminati Dari beberapa bukti tingginya peminat teknik informatika, salah satunya adalah di universitas tempat saya belajar saat ini, teknik informatika merupakan salah satu jurusan dengan mahasiswa terbanyak. 

            Demikian sekilas informatika dari saya semoga menambah wawasan anda

cara berjalan

1. Biasakan berjalan dengan tubuh yang tegak.  Walaupun setiap orang memiliki cara berjalan yang unik, ada sikap tertentu yang bany...